11 May 2016

Kehamilan : curhat Lewat HPL (hari perkiraan Lahir)

Hai semua.. uli mayang kali ini mau curhat panjang tentang kehamilan. Saya lagi galau gunda gulana atau resah, si jabang bayi calon anak saya ini di perkirakan lahir tanggal 8 Mei 2016 tapi hingga saat ini belum ada tanda tanda jabang bayi mau lahir. Kontraksi palsu belum ada, pembukaan belum ada, bercak darah dan lendir juga belum ada. Hari lahirnya mundur. Ini kehamilan pertama saya dan rasanya sangat sangat antusias dan cemas menunggu si jabang bayi lahir. 

Saya sudah membaca dari berbagai sumber dan menemukan ya bayi memang cuma 5% yang lahir tepat HPL sisa nya bisa maju atau mundur. Aih rasa nya deg deg deg ser menunggu. Anak saya sepertinya masih senang di gendong kemana mana di ayun ayun di rahim. 

"Ayo lah anak bunda cepat lahir, bunda dan ayah sudah tidak sabar ingin bermain dengan adek bayi". 
Saya dan suami sangat berharap minggu ini anak kami lahir. Selain karena sudah berjalan 41 minggu, kami sudah tidak sabar berjumpa. Mungkin ada yang berpikir kami lebay atau berlebihan, terserah yang jelas menunggu anak pertam lahir itu benar benar sesuatu yang istimewa. 

Buat tips Apa saja yang dapat di lakukan demi merangsang si dedek bayi lahir. Dari hasil membaca dan bertanya pada petugas kesehatan ini beberpa tips nya :
  • Jalan kaki kemana saja dan setiap ada waktu.
  • Minum vitamin alinamin F sebagai vitamin B yang juga berfungsi sebagai pelunak jalan lahir. (Dosis berdasarkan dokter atau bidan)
  • Perbanyak jongkok berdiri atau ngepel. Goyang inul juga boleh tapi jangan terlalu heboh ya.
  • Kalau punya bola karet senam, ibu hamil bisa duduk di atas bola sambil kaki nya agak di buka dan di goyang goyang.
  • Stimulasi puting susu 
  • Berhubungan suami istri di perbanyak (maaf agak vulgar) sperma dapat meransang kontraksi dan di usahakan si ibu juga mendapat orgms
  • Tidur di usahakan selalu miring ke kiri, agar sirlkulasi darah ke bayi lancar.
  • Tenang dan rilex jangan tegang dan takut sakit dalam proses melahirkan.
  • Mengajak bicara si calon bayi, agar segera lahir.
  • Terakhir perbanyak berdoa.
Saya sudah mempraktek kan beberapa. Terutama minum vitamin, jalan kaki, berdoa dan jongkok berdiri itu sudah rutin saya lakukan tiap hari. Tapi ya tuhan belum berkehendak, saya dan suami masih di suruh menunggu kelahiran si calon bayi. Ya sudah lah kami tetap berdoa dan menunggu.

Oh ya buat para calon ibu pastikan selalu menghitung gerakan janin minimal 10 kali dalam sehari dan hafalkan kebiasaan gerak si janin. Di saat hamil tua gerakan janin memang tidak seaktif dulu dan se keras dulu. Bila kurang dari 10 gerakan perhari atau berbeda dari kebiasaan entah itu terlalu aktif atau tidak aktif sebaiknya segara ke petugas kesehatan bisa bidan atau dokter. 
Saat hamil tua atau semester akhir kehamilan ini saya sering merasa mudah capek, bergerak sedikit capek. Mungkin karena beban yang di bawa semakin besar dan saya juga semakin gendut. Kaki saya juga bengkak, mengalami topeng hitam, jerawat dan juga strach mark di bagian paha. Terakhir usg tanggal 3 Mei 2016 hasil usg berat badan bayi saya 3,2 kg an. Tsaa... besar ! Itu pertama yang terlintas di benak saya. Padahal hasil usg bulan lalu tanggal 7 april 2016 berat badan bayi saya masih di garis minimal berat bayi yaitu 2,5 kg. Ice dan makanan manis benar benar berperan dalam menambah berat bayi saya. :D entah lah nanti lahirnya berapa kg, karena setiap hari si baby tumbuh. :D

Hasil usg terakhir bayi saya berjenis kelamin Laki - Laki, ya ya ya ya.. ayah atau suami saya sangat senang. Bayi kami belum lahir tapi suami saya sudah berangan angan mau belikan baju jersey bola untuk anak nya, anak nya mau di ajak main futsal, mau di belikan mainan mobil mobilan etc. Pokok nya suami sudah heboh duluan. 
Suami dan saya tinggal berjauhan bahasa kerennya long distance, suami bekerja di surabaya dan pulang seminggu sekali ke pare. Perjalanan darat surabaya ke pare di tempuh 2 ~ 3 jam. Suami saya berpesan bila terjadi kontraksi atau adek bayi mau lahir, dia harus segara menghubungi. Suami ingin menemani saat kelahiran. Yang saya khawatirkan mulas kontraksi mau melahirkan antara pembukaan 1 ~ 10 itu memakan waktu yang lama. Apa lagi yang baru pertama melahirkan. Saya khawatir suami terlanjur pulang ternyata melahirkannya masih lama. Sayang cuti nya.

Pesan dari bidan bila kontraksi di lihat dulu kontraksinya teratur atau tidak. Bila tidak teratur dan intensitasnya tidak semakin kuat itu hanya kontraksi palsu. Kontraksi asli bila kontraksi terjadi dengan jangka waktu yang semakin sedikit, semakin kuat dan panjang intensitas kontraksi tersebut dan silahkan ke rumah sakit bila kontraksi telah demikian.
Yang perlu di perhatikan adalah perbedaan antara darah akan terjadi kelahiran atau pembukaan jalan lahir dan darah tanda bahaya. Darah yang bercampur Lendir seperti ingus atau lendir di masa subur bertanda proses kelahiran akan segera berlangsung. Lendir tersebut merupakan penutup dari rahim yang berfungsi menahan air ketuban. Air ketuban sendiri berfungsi sebagai pelindung bayi dari benturan benturan, pengantar sari sari makanan dan pengantar oksigen. Bila air ketuban pecah agar segera ke rumah sakit. Karena berbahaya bila air ketuban habis. Well darah segar tanpa lendir berarti bahaya, itu bertanda pendarahan terjadi dan ibu hamil harus segera di bawa ke rumah sakit.

Kurang lebih begitulah informasi yang saya dapat kan. Well besok tepatnya kamis tanggal 12 mei 2016 saya berencana atau ingin dan harus menemui dokter untuk usg. Saya sendiri khawatir dengan kandungan saya yang belum memberikan tanda tanda akan melahirkan, padahal usia kehamilan lebih 42 minggu sangat berbahaya. Selain karena plasenta atau ari ari semakin tua yang berarti semakin berkurang kinerjanya, ketuban pun semakin mengental dan keruh. Sedangkan saat ini saya sudah memasuki 41 minggu. Doa kan saya agar segera melahirkan normal tanpa induksi atau pun operasi sesar pada minggu ini ya.. 
Terima kasih sudah membaca entry uli mayang, dan maaf terlalu panjang tulisannya. Saya uli mayang minta doa nya agar saya dan bayi sehat dan selamat serta kuat menghadapi proses melahirkan. Semoga saya bisa melahirkan normal tanpa induksi atau pun operasi sesar ya. 
Salam sayang

Uli mayang

5 comments:

  1. Uli, I stopped and said a pray and I will keep you in my prayers... I was overdue with both my girls and the second one I asked to induce as I just could wait no longer... I had normal and natural births... although I did have an epidural with my second one and that was wonderful... it felt soo much better than bearing my child completely natural. I hope you have a very easy and comfortable birth xox

    ReplyDelete
  2. wooooow.. semangat mba uli.. sebentar lagi punya baby yang lucu.. :)

    ReplyDelete
  3. Wow, you can actually see its face properly!

    -Kati

    ReplyDelete
  4. Halo mbk uli.... samaan nih... saya lia hamil anak pertama
    Hari perkiraan lahir tgl 15 juli dan sekranng udah tgl 18 juli...lewat 3 hari ciiinnnn....tiap hari udah jalan2 subuh ditemani suami....
    Berdoa dan blabla.... ntar malem maw cek usg lagi.... rasanya nano2 yaaaa... harap2 cemas.... sampek stress rasanya... semua persiapan buat debay jg udah lengkap.. baju diapers box dan perlengkapan si calon bayiq rasanya udah penuh lemari bayiku..... tp suamiku alhamdulillah orangnya sabar... suami bilang bayi kita masih betah di dalam perut... kapanpun dia ingin keluar pasti dikasik waktu yang tepat sama Allah... asal lahir sehat selamat... alhamdulillah menenangkan hati...tp ya tetep aja masih sedikit was was... semoga kita lahiran lancar debay sehat yaaa..... share yaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mbag lia, semangat ya.. jangan takut relax aja. Sakitnya gak seberapa kok di bandingkan bahagianya punya dedek bayi. Alhmdulillah saya sudah lahiran normal 3,1 kg. Tanpa induksi. Bayi punya waktu sendiri kapan lahirnya. Saya juga dulu cemas tapi tetap berusaha tenang. Heheh... semoga lancar ya mbag lia

      Delete

Thanks for a nice comment, don't forget to leave your url so i can visiting back.

uli mayang.