24 April 2020

Tetap asik saat penerapan Jaga jarak fisik

Tetap-asik-saat-penerapan-Jaga-jarak-fisik-sosial-distancing

Sebagai mahkluk sosial manusia memiliki kebutuhan untuk bersosialisasi. Namun dengan di terapkannya himbauwan sosial distancing oleh pemerintah demi pemutusan mata rantai virus covid - 19 menyebabkan masyarakat di haruskan menjaga jarak dengan orang lain di ruang publik atau keramaian.  Buat teman yang mobilitasnya tinggi dan hobby berkumpul tentu himbauan sosial distancing  ini sangat memberatkan walau begitu kita bisa tetap asik mematuhi nya. Anjurannya adalah Jaga jarak fisik, bukan jaga komunikasi. Di bawah ini Beberapa cara tetap asik saat terpisah raga. Langsung saja yuk!



Kegiatan-agar-Tetap-asik-saat-penerapan-Jaga-jarak-fisik-sosial-distancing


Komunikasi digital
Komunikasi tidak harus berada di tempat yang sama dan bertatap muka langsung. Kita bisa tetap berkomunikasi tetap bisa keeping touch melalui daring atau online. Sekarang perkembangan alat komunikasi sudah sangat maju kita bisa melakukan video call bahkan meeting bersama banyak orang sekaligus dengan menggunakan aplikasi di ponsel atau perangkat elektronik lainnya. 

Hampir semua orang bahkan anak - anak saat ini memiliki gadget. Sosial media sudah menjadi gaya hidup. Sangat mudah untuk tetap menjaga komunikasi walau tidak bertatap muka langsung. Kita bisa memanfaatkan aplikasi - aplikasi ini untuk bertukar kabar, chatting bahkan bergosip ria. Jarak dan tempat bukan masalah lagi sekarang. 

Gunakan Bahasa tubuh
Orang indonesia itu terkenal ramah dan suka beramah tamah. Biasanya sambil menunggu antrian di bank di loket atau di mana pun itu kita bakalan dapat kenalan baru hasil dari basa basih cuap cuap sambil menunggu. Dengan adanya penerapan jarak saat antrian kita bisa tetap asik tidak mati gaya dengan  mendengarkan musik (headset), berselancar lewat internet atau tetap berkomunikasi jarak jauh minimal 2 meter. Terkahir ke bank membayar angsuran tempat duduk sudah di beri jarak. Satu bangku panjang hanya di isi dua orang.

Jujur saja ini sangat berat. Dengan menggunakan masker sangat sulit menunjukkan wajah bersahabat dan ramah. Tidak terlihat kita tersenyum atau kadang kesulitan mencerna mendengar apa maksud lawan bicara. Kawan bisa berimprovisasi dengan menggunakan body language. Mengangguk, geleng atau menggunakan tangan sambik bicara agar Maksut tersampaikan dengan jelas. Fyi, Saat keluar berpapasan dengan orang saat kawan menggunakan masker, sebagai pengganti senyum kawan dapat sedikit menundukan kepala. 

Membuat Group WA
Penerapan sosial distancing seperti nya bukan hanya di kota - kota besar bahkan kampung seperti tempat tinggal saya pun melakukannya. Kalau biasanya saya setiap Jumat melakukan pertemuan PKK (pembinaan kesejahteraan keluarga) yang pastinya ramai dengan ibu ibu yang bayar hutang, utang atau menabung (salah satu kegiatan PKK perkembangan kehidupan berkoprasi) sekarang menjadi group tagih online, pinjam online.  Haha.. beneran upgrade skill.

Ya namanya saja ibu ibu semua hobby ngobrol akhirnya apa saja ada di group PKK. Mulai masak apa hari ini, sampai gosip artis terbaru. Asik sih tetap bisa merasakan aura rame emak emak walau tidak berkumpul seperti biasa. Group ini juga sangat membantu untuk membunuh rasa jenuh emak emak yang bingung setelah pekerjaan rumah selesai hendak melakukan apa. Biasanya sich ngumpul ngerumpi sambil rujakan. Saat sosial distancing ya tetap ngumpul via online makan rujak di rumah masing masing sambil pamer foto rujak.

Kegiatan-family-time-agar-Tetap-asik-saat-penerapan-Jaga-jarak-fisik-sosial-distancing

Family Quality time
Dengan banyaknya waktu di rumah membuat kita lebih banyak waktu dengan keluarga inti. Selama ini mungkin kita terlalu sibuk dengan kegiatan masing masing di luar rumah. Saat begini mari lebih dekat menikmati suasana kekeluargaan yang sudah lama terkisis. Susun berbagai kegiatan yang bisa di lakukan bersama dengan anak - anak. Habiskan waktu bercerita dan mendengar cerita anggota keluarga. Sejenak mari menyisihkan waktu tanpa gadget. Minum teh makan roti sambil bercanda ria. Saat penerapan sosial distancing di cabut nanti hal hal seperti keintiman bersama keluarga akan tetap teringat dan menjadi kebiasaan. 

Melakukan hobby Dan hal yang tertunda
Kapan lagi bisa melakukan hobby. Sesaat penerapan sosial distancing memberi kita waktu Jedah dengan kesibukan hiruk pikuk di luar. Rasa jenuh tentu saja ada. Untuk membunuh rasa jenuh kawan dapat melakukan hobby di rumah. Melakukan hal hal yang bisa membuat mood menjadi baik dan tetap asik saat penerapan himbauwan jaga jarak fisik ini. 

Kawan juga bisa menyelasaikan kegiatan yang tertunda. Saya sendiri menyelesaikan niat saya untuk mencabut rumput yang meninggi macam  sisi hutan di sisi rumah dan selokan. Sudah lama sekali ingin mencabut rumput di selokan tapi selalu saja tertunda. Akhinya selesai juga dan membuat rumah terlihat lebih cantik.

Kegiatan-belajar-agar-Tetap-asik-saat-penerapan-Jaga-jarak-fisik-sosial-distancing

Belajar dan melakukan hal baru.
Cara ini efektif banget buat bikin asik di penerapan sosial distancing. Gak keluar rumah gak masalah. Tetap bisa upgrade pengetahuan lewat berbagai media belajar online. Melakukan hal hal yang sebelumnya tidak terpikirkan

Skil baru saya sekarang adalah membuat pupuk. Saya belajar memanfaatkan limbah lumpur got untuk jadi media tanam yang subur. Saya juga belajar sedikit tentang ilmu kesehatan lewat video online. Rasanya sangat asik nagihi. Memiliki hal baru dan tau tentang sesuatu yang sebelumnya belum tau seolah menyadarkan kita bahwa hidup adalah belajar. Setiap hari adalah proses belajar. 

Oke sekian dulu sampai jumpa besok. Em~~ apa saja kegiatan kawan agar tetap asik di saat penerapan jaga jarak fisik ini? Share ya di kolom coment. 
Salam sayang 
Uli mayang



No comments:

Post a comment

Thanks for a nice comment

uli mayang.